Kamis, 20 Maret 2025, Hari yang penuh berkah bagi warga sekitar SMPN 1 Kunjang. Pagi itu, aula sekolah dipenuhi dengan senyum bahagia para mustahik yang datang untuk menerima zakat fitrah. Kegiatan pentasyarufan zakat fitrah yang diselenggarakan oleh sekolah ini bukan sekadar pembagian beras, tetapi sebuah wujud nyata kepedulian dan solidaritas sosial.
Sejak beberapa hari sebelumnya, para siswa dan guru telah bahu-membahu mengumpulkan zakat fitrah dari seluruh warga sekolah. Dengan teliti, mereka mencatat setiap nama dan jumlah zakat yang terkumpul. Panitia yang terdiri dari siswa OSIS dan guru dengan sigap mengatur jalannya pentasyarufan, memastikan setiap mustahik menerima haknya dengan tertib dan teratur.
Lebih dari sekadar pembagian beras, kegiatan ini menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi antara sekolah dan masyarakat sekitar. Para siswa dengan ramah menyambut para mustahik, berbincang-bincang, dan saling mendoakan. Suasana kekeluargaan yang hangat tercipta di aula sekolah, mencerminkan semangat Ramadan yang penuh kebersamaan.
Setiap butir beras yang disalurkan bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga simbol harapan dan kebahagiaan. Bagi para mustahik, zakat fitrah ini menjadi berkah yang sangat berarti, membantu mereka merayakan Idulfitri dengan penuh suka cita.
Kegiatan pentasyarufan zakat fitrah di SMPN 1 Kunjang bukan hanya tentang berbagi materi, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai luhur dalam diri para siswa. Mereka belajar tentang pentingnya berbagi, peduli terhadap sesama, dan bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Melalui kegiatan ini, mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Di akhir kegiatan, aula sekolah kembali lengang. Namun, kebahagiaan dan keberkahan yang terpancar dari wajah para mustahik akan terus membekas. Kegiatan pentasyarufan zakat fitrah di SMPN 1 Kunjang telah berhasil menyemai kebahagiaan di hari fitri, dan menjadi bukti nyata bahwa sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat.


