Bulan Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Selain menahan lapar dan haus, bulan suci ini menjadi waktu yang tepat untuk memperdalam spiritualitas dan mempererat tali silaturahmi. Di SMPN 1 Kunjang, semangat Ramadhan diwujudkan dalam berbagai kegiatan keagamaan, salah satunya adalah doa bersama yang rutin digelar selama bulan suci ini.
Kegiatan doa bersama ini tidak sekadar menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kekuatan spiritual yang menyatukan seluruh siswa dan guru. Setiap pagi, sebelum memulai aktivitas belajar, siswa berkumpul di aula atau masjid sekolah, duduk dengan khidmat, melantunkan doa-doa dan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kehadiran para guru yang mendampingi membuat suasana semakin hangat, mencerminkan nilai kebersamaan dalam pendidikan.
Selain doa bersama, sesi ceramah keagamaan juga menjadi bagian dari kegiatan ini. Ustaz atau guru agama memberikan tausiyah yang menggugah hati, membahas tema-tema seputar keutamaan Ramadhan, pentingnya kejujuran, serta bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik. Siswa mendengarkan dengan penuh perhatian, menyerap setiap nasihat yang disampaikan.
Momen paling mengesankan dari kegiatan ini adalah saat para siswa bersama-sama mengucapkan doa untuk kebaikan sekolah, keluarga, dan bangsa. Ada perasaan damai yang menyelimuti, seolah-olah seluruh harapan dan impian mereka melayang menuju langit, mengetuk pintu rahmat-Nya.
Di tengah era yang penuh tantangan ini, kegiatan doa bersama di SMPN 1 Kunjang menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai spiritual. Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, diharapkan siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, penuh empati, dan memiliki keimanan yang kokoh.
Doa yang dipanjatkan mungkin hanya berlangsung beberapa menit, tetapi maknanya akan bertahan dalam hati mereka selamanya. Sebab, dalam kebersamaan dan doa, ada harapan yang tak pernah padam.


